Saya rindu Renungan Pemuda Remaja Inspiratif ini menjadi berkat untuk Pemuda Remaja GKE.

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 6 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 7 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 8 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 01 April 2016

KEBANGKITAN KRISTUS MENGUBAH ARAH TUJUAN HIDUP

BELAJAR DARI PERUBAHAN RASUL PAULUS

Sahabat Muda, Thomas Carlyle menuliskan “The man without a purpose is like a ship without a rudder – a waif, a nothing, a not man” yang artinya “Manusia tanpa sebuah tujuan adalah ibarat sebuah kapal tanpa kemudia – anak terlantar, bukan apa-apa, bukan siapa-siapa”. Sebuah kapal tanpa kemudi menggambarkan manusia tanpa sebuah tujuan, yang bergerak tanpa arah, tanpa makna, ikut arus dan tidak jelas.  
Sahabat Muda, manusia tanpa tujuan seperti ini sering dipandang sebagai “Manusia Zombie” yaitu manusia tanpa roh, yang bergerak tak tentu arah, bergerak hanya untuk mendapatkan asupan dirinya. Banyak manusia hidup dan bergerak tanpa tujuan yang jelas dan bernilai, cenderung hanya untuk mendapatkan asupan dirinya, entah berupa material, kesenangan diri, atau kehormatan diri.
Sahabat Muda, zaman sekarang ini banyak diantara kita hidupnya digerakkan oleh materialisme “yaitu memilih lebih banyak harta, maka aku lebih aman, lebih hebat, dan lebih bahagia” itulah filsafat hidup mereka, yang lain berpangan “aku belanja, maka aku ada”. Selain digerkaan oleh materialisme, ada juga yang digerakkan oleh rutinisme yaitu “apa yang sudah ada, itulah yang terus kujalani”. Ada juga digerakkan oleh luka-luka masa lalu, luka kebencian dan kemarahan, dan kebutuhan akan pengaakuan diri. Semua ini sesungguhnya adalah gerakkan yang nihil tujuan yang jelas dan bernilai.
Sahabat Muda, kita bisa lihat dari kisah hidup Rasul Paulus, ia pernah mengalami hal seperti ini. Sebelum rasul Paulus menjadi pengikut Kristus, ia adalah orang yang digerakkan oleh kebutuhan akan pengakuan diri, ia seorang murid yang cakep, teguh, berpendidikan, serius, dan seoarang murid yang lebih maju daripada teman-temannya (Gal 1 : 14). Dan lebih kejam lagi dia adalah seorang Farisi yang “brutal maksimal”, seorang penganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya (Gal 1 : 13).
Sahabat Muda, namun apa yang terjadi dalam hidup Rasul Paulus, ketika Rasul Paulus dalam perjalanan ke Damsyik, ia berjumpa Yesus yang bangkit. Perjumpaan itulah yang mengubah hidup Rasul Paulus, ia menerima kasih Allah (1 Tim 1 : 12-17).
Sahabat Muda, Rasul Paulus mengalami perubahan yang besar dalam hidupnya, yang dahulu hidupnya digerakkan oleh kebutuhan akan pengakuan diri, oleh hal-hal lahiriah. Kini menjadi Paulus yang digerakkan oleh pengenalan akan Allah di dalam Kristus yang bangkit (Filipi 3 : 10-11). Kita tidak akan menjadi “Zombie” jika kita sungguh hidup dan bergerak dengan tujuan yang jelas dan benar. Amen.
(Di ambil dari Warta Paskah GKI 2016)

(Salam From tdvdonny)

Senin, 08 Februari 2016

PERGUMULAN HIDUP DISITULAH ADA KEKUATAN ALLAH

Bacaan :  II Korintus 12 : 1 – 10
 “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna
II Korintus 12 : 9a

Sahabat Muda, Siapa dari kita yang tidak pernah merasakan tekanan hidup? Apapun status sosial, profesi, dan bagaimanapun tingkat kemapanan hidup kita tetapi yang namanya pergumulan hidup pasti akan kita rasakan. Bahkan ada kalanya kita akan berada pada situasi dimana kita merasa tidak dapat lagi berbuat apa-apa untuk menyelesaikan masalah yang ada. Kita bisa lihat bagaimana kisah kehidupan Raja Daud, dia seorang raja yang mengalami banyak pergumulan dalam hidupnya. Bagi Raja Daud untuk menghadapi pergumulan itu tidak mudah, tetapi disitulah kekuatan Allah bekerja bersama Raja Daud, (2 Samuel 5 : 10 : “Lalu makin lama makin besarlah kuasa Daud, sebab TUHAN, Allah semesta alam, menyertainya.”).
Sahabat Muda, ada sebuah kata bijak begini “We don’t grow when things are easy; we grow when we face challenges” kata bijak ini ingin mengiatkan kita, bahwa hidup ini tidak tumbuh dari hal-hal yang mudah, tetapi hidup kita tumbuh ketika kita menghadapi tantangan. Berarti pergumulan hidup adalah kekuatan Allah.
Sahabat Muda, jangan merasa diri kita tidak berarti karena kita mengalami penolakan, permasalah, bahkan pergumulan dalam hidup kita. Tuhan Yesus juga pernah mengalaminya. Mari kita lihat dalam Markus 6 : 1 – 5, dikatakan bahwa Tuhan Yesus ditolak di kotanya sendiri. Kisah yang sama didalam bacaan kita hari ini yaitu di II Korintus 12, dimana Rasul Paulus mengalami pergumulan yang hebat di dalam perjalan hidupnya. Kita tahu bahwa kisah Rasul Paulus ini adalah seorang antikris. Tetapi apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus pada pasal 12 ayat 9a dalam bacaan kita hari ini, ia mengatakan bahwa “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna” disambung dengan ayat 10 dikatakan “Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.” kita bisa lihat kisah-kisah nyata dalam “Never Give Up” dalam kehidupan ini. Kita bisa lihat kisah hidup Ron Heagy mohon maaf dia seorang yang cacat dalam hal fisik, ia tidak punya tangan dan kaki, tetapi ia mengatakan bahwa dalam kekuranganku aku bisa melihat dunia ini.
Sahabat Muda, kekuatan Allah selalu ada karena 1) Allah berkarya dalam hidup kita; 2) Allah berkarya dalam setiap pergumulan hidup; 3) Allah hadir menguatkan kita dalam segala pergumulan. Allah menguatkan ketika aku lemah. Kekuatan Allah menyegarkan aku kembali, membuat aku kuat dalam melangkah. Jika aku lemah, maka aku kuat. Jika aku bergumul disitulah ada kekuatan Allah. Amen.
(Salam From tdvdonny)

Minggu, 07 Februari 2016

ORANG MUDA SIAP MELAYANI

Bacaan :  Matius 20 : 20 - 28
 “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.
Matius 20 : 28

Sahabat Muda, kita sebagai kaum muda yang merupakan generasi penerus Gereja harus berani menjadi terang dan garam dunia. Tentunya dalam porsi kita masing-masing. Setiap kita memiliki talenta yang berbeda-beda. Bapa telah mengaruniakan dan membekali anak-anaknya dengan kemampuan yang beragam, dengan maksud agar kita mengembangkannya, seperti perumpamaan tentang talenta dalam Injil Matius (Mat. 25:14-30).
Sahabat Muda, dalam pelayanan kita, kita tidak harus menjadi matahari yang gagah dan mampu menyinari setiap penjuru dunia. Cukuplah menjadi lilin kecil yang rela meleleh untuk menerangi ruang yang gelap dan kosong. Beberapa dari antara kita mungkin ada yang berpikiran, “Untuk apa aku melayani? Males ah.. Itu adalah tugas mereka orang dewasa.” Atau ada juga yang berpikiran, “Aku ini masih muda, apa yang bisa aku lakukan dengan segala keterbatasanku?”, atau saat kita berbeda pandangan dengan rekan-rekan, kita terkadang terlalu cepat mengambil keputusan untuk apa saya melayani, saya tidak layak. Atau saya mundur saja dari pelayanan ini.
Sahabat Muda, justru kita orang mudalah masa depan Gereja. Bila tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi? Bukan tunggu nanti sudah tua kita baru mau melayani. Melayani itu tidak semata-mata berdiri di depan mimbar, menjadi singer, pemain musik, atau hal-hal lain yang indentik dengan “tampil ke muka umum”. Namun, melayani dalam arti yang sesungguhnya (paling tidak bagi saya) adalah dimana kita berani menjadi saksi Kristus lewat tingkah laku kita yang konkrit dengan segala keberadaan dan kerelaan hati kita. Menurut saya, itu sudah cukup untuk menjadi seorang pelayan sejati. Dalam melayani pasti ada saja tantangan dan godaan.
Sahabat Muda, Tuhan tidak pernah melihat kemampuan atau ketidakmampuan kita. Tidak juga kehebatan atau kecakapan kita. Yang Ia lihat hanyalah kesediaan kita untuk menjadi pelayan-Nya yang taat dan setia. Jangan takut untuk berkarya walau kita masih muda karena orang-orang muda siap melayani bersama Tuhan. (Ferli K).

(Salam From tdvdonny)

Selasa, 20 Oktober 2015

BERANI BERTANGGUNG JAWAB

20 Oktober 2015
Bacaan :  Roma 14 : 1 - 12
 “Demikian setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah
Roma 14 : 12

Sahabat Muda, pernah terlibat dalam sebuah kepanitian dalam sebuah kegiatan? Pasti pernahlah, walaupun hanya anggota dari kepanitian itu. Pernah tidak kita berpikir apa sih pengalaman yang kita dapat ketika terlibat dalam kegitan tersebut? Salah satu pengalaman yang kita dapatkan adalah pengalaman dalam hal “Bertanggung jawab”, betul tidak? Semua yang terlibat dalam kepanitian tersebut harus bertanggung jawab sesuai dengan posisinya masing-masih tu. Pastinya setiap tanggung jawab yang dimilik wajib dipertanggungjawabkan kepada atasannya masing-masing.     
Sahabat Muda ada seorang penulis bernama Ann Landers pernah menulis puisi keren. Puisinya seperti ini :
Jika engkau membuka, tutuplah kembali.
Jika engkau menyalakan, matikanlah lagi.
Jika engkau melepaskannya, ikatkan kembali.
Jika engkau merusak, perbaikilah.
Jika engkau tidak dapat mengerjakannya, carilah orang lain yang dapat mengerjakannya.
Jika engkau meminjam, kembalikanlah.
Jika engkau menggunakannya, peliharalah sebaik-baiknya.
Jika engkau mengotori, bersihkanlah.
Jika engkau mengambilnya, kembalikan ke tempatnya.
Jika engkau membutuhkan sesuatu, mintalah izin.
Jika engkau tidak tahu bagaimana menggunakannya, jangan sentuh.
Jika sesuatu tidak menyangkut kepentinganmu, jangan mengganggu.
Jika engkau tidak berhasil melaksanakan sesuatu, dan engkau mencoba segala sesuatu yang lain, cobalah membaca keterangan-keterangan yang berhubungan dengan itu.
Sahabat Muda, puisi diatas mengitakan kita agar menjalani hidup ini dengan tanggung jawab. Ada banyak orang yang melupakan, bahkan melarikan diri dari tanggung jawab. Kita bisa lihat banyak orang yang hidup sembrono, asal-asalan, gak tau tapi sok ngerti, yang pada akhirnya Cuma ngerugiin orang lain saja, satu sumber penyebabnya itu karena mereka gak hidup dengan tanggung jawab.
Sahabat Muda, kita bisa lihat pada bacaan kita hari ini, tepatnya Roma 14 : 12 berkata “Demikian setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah”. Rasul Paulus berani mempertanggung jawabkan segala sesuatu yang telah dia lakukan sebagai pemberita kebenaran Firman Tuhan. Perlu kita ingat, kita bukan diciptakan tanpa tujuan tujuan dan tanggung jawab. Kita diciptakan dengan sebuah tujuan dan tanggung jawab yang mana bila tiba saatnya kita kembali menghadap Tuhan, tanggung jawab yang telah diembankan kepada kita itu harus bisa kita pertanggung jawabkan kehadapan-Nya.
Sahabat Muda, ingat kali tanggung jawab tuh gak cuma dituntut oleh orang tua, guru, dosen, pacar, bos, teman, dll, tetapi juga oleh Tuhan. Sebagai orang muda, kita harus berani belajar untuk bertanggung jawab, sikap tanggung jawab ini sangat penting bagi orang muda. Jadi sahabat muda, mulailah kita berpikir positif untuk bertanggung jawab setiap apapun yang kita kerjakan karena rasa tanggung jawab akan memberikan kita kekuatan, daya pikir, menemukan ide, menemukan solusi dan jangakauan bertindak lebih luas. Amen.

(Salam From tdvdonny)

Jumat, 16 Oktober 2015

HATI GEMBIRA ITU OBAT

16 Oktober 2015
Bacaan :  Amsal 15 : 13 - 15
 “Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat
Amsal 15 : 13

Sahabat Muda, saya punya kisah : suatu hari saya ketemu teman lama. Ketika itu saya lihat rawut mukanya lagi tidak bersemangat alis lagi murung “galau gitu lah”. Ketika itu saya bertanya kepada dia, kenapa kok murung begitu? Lagi ada masah ya? Saat itu juga dia jawab “iya bro”, gua lagi patah hati ni di tinggal pacar alis diputus pacar bro. Gua masih sayang baeng ama dia bro, serasa hidup gua hampa, gak bisa hidup tanpa dia bro. Singkat cerita semejak teman gua ini pisah sama pacarnya, kelakuannya berubah total, yang dulunya aktif melayani di gereja. Tapi sekarang menjadi tidak mau kegereja, gampang tersinggung, lebih banyak menghabiskan waktunya keluyuran sampe tengah malam, minum-minuman, lupa belajar, sampai nilai semesternya pun jeblok. Sebagai teman saya prihatin. Patah hari membuat hidup teman gua ini berubah total, nggak lagi semangat untuk menjalani hidupnya.      
Sahabat Muda, dalam kitab amsal dikatakan “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang” (Amsal 17 : 22) dengan jelas ayat ini mengatakan bahwa kegembiraan yang berasal dari hati sangat bermanfaat, saking bermanfaat hati mampu berfungsi sebagai obat yang manjur. Dalam bacaan kita hari ini mengatakan juga “Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat” (Amsal 15 : 13). Hati yang gembira akan mendatangkan senyum ceria, wajah kita terlihat ceria dan berseri-seri. Hati yang gembira dapat mendatangkan kebahagian dan meningkatkan harapan hidup. Sebaliknya kepedihan atau kepahitan hati bisa menjadi racun yang berbahaya bagi hidup kita.  
Sahabat Muda, tekanan hidup terkadang berat untuk dihadapi. Berbagai beban mencoba merampas kegembiraan yang kita miliki dalam hidup ini. Patah hati, putus asa, murung, galau, cemas, depresi, takut, dll. Jika kita biarkan akan menghilangkan senyum dari wajah kita. Fokus pada kekurangan tidak melihat kelebihan dan berkat akan membuat kita kehilangan sukacita didalam hati kita.
Sahabat Muda, sebuah sukacita sejati seharusnya tidak tergantung dari apa yang kita alami dalam perjalanan kehidupan kita sehari-hari. Melainkan karena sukacita sejati sesungguhnya berasal dari Tuhan dan bukan karena keaadaan sekitar kita. Dalam kitab Nehemia berkata “Jangan kamu berusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!” (Nehemia 8 : 10b). Mazmur juga berkata “dan bergembira karena TUHAN :  maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu” (Mazmur 37 : 4). Kegembiraan atau sukacita sejati yang berasal dari Tuhan bahkan mampu menurunkan berkat-berkat Tuhan, memenuhi keinginan hati kita. Meski tekanan hidup sedang berat, kehilangan semangat, dll. Janganlah kita kehilangan sukacita, karena sukacita itu berasal dari Tuhan dan bukan berasal dari situasi hidup yang kita alami. Didalam Amsal 4 : 23 berkata “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan”. Sukacita dalam segala keadaan akan membuat kita sembuh dan pulih dari keterpurukan. Mari sobat muda, kita pancarkan kebahagian dari hati kepada orang-orang yang ada disekitar kita. HATI YANG GEMBIRA ADALAH OBAT. Amen.
(Salam From tdvdonny)

Selasa, 22 September 2015

ORANG MUDA BERHIKMAT

22 September 2015
Bacaan :  Amsal 9 : 1- 18
 “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian
Amsal 9 : 10

Sahabat Muda, saya punya kisah, suatu hari ada dua orang suami-istri pergi kesebuah kota, pertama-tama mereka berdua naik keledai lalu ada yang lihat dan bilang “Bakal mati deh itu keledai”, lalu si istri bilang kepada suaminya “bapak aja deh yang naik keledai”, lalu ada orang yang lihat dan bilang “waduhh itu mah laki-laki nggak sayang istri, masa si istri disuruh jalan” si suami bilang jadi gak enak jadi suami, lalu si suami bilang “ibu aja deh yang naik keledai”, lalu orang yang sama bilang “Jiahhh…liat tu ada suami takut sama istri, istri naik keledai si suami jalan”, lalu mereka berdua bilang serba salah jadi orang, maka mereka berdua jalan. Lalu orang yang sama berkomentar lagi “bego banget, punya keledai nggak dinaikin, padahal keledai itu fungsinya untuk menahan beban berat, kenapa keledai itu gak dipungsikan”akhirnya mereka berdua bejalan.
Sahabat Muda, whatever we do, people will always find something to say. Apapun yang kita lalukan orang bisa komentar apapun. Baik positif maupun negatif, karena apa? Karena mereka tidak peduli kok. Itu komentar nyakitin apa gak!, itu komentar untuk membangun atau merobohkan!, itu komentar berguna atau tidak bagi orang dikomentari. Apapun yang kita lakukan selalu dikomentari orang, tapi kita mau belajar disini bukan berarti kita tidak usah peduli terhadap komentar orang. Orang mau komentar apa, bodoh amat cuek aja kali, bukan begitu tapi bagaimana cara kita untuk bisa berhikmat. Melihat komentar mana yang benar, yang membangun, yang baik buat kita, mana yang tidak baik dan tidak sesuai.
Sahabat Muda, setiap kita diajak untuk berhikmah, melihat mana komentar yang benar, mana komentar yang gak benar dan mana yang harus kita ikuti. Sering kali didalam hidup kita masa mudah, orang lain itu teman, sahabat, pacar bagi yang punya sesuatu orang special. Mereka mau bilang apapun harus diikuti, supaya kelihat baik pada meraka, tetapai sekali lagi kita harus berimbang.
Sahabat Muda, Apakah kita mau menjadikan hidup kita ini diikuti?, komentar orang baik atau sebaliknya. Hikmat dalam Tuhan itu membuat kita Excellent. Komentar Tuhan lebih penting dari komentar orang lain. Oleh karena itu mari sahabat muda kita mencari kehendak Tuhan, karena kehendak Tuhan lebih penting dari pada kehendak orang-orang disekitar kita. Amen.

(Salam From tdvdonny)

Minggu, 20 September 2015

SINGLE HAPPY EXCELLENT

Minggu, 20 September 2015
Bacaan :  Pengkhotbah 3 : 1- 8, 11
 “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir”
Pengkhotbah 3 : 11

Sahabat Muda, siapa yang disini single? Kenpa orang kalau ditanya udah punya pacar belum, pasti mikir dulu bagi mereka yang jomblo, tapi bagi mereka yang sudah punya pacar ditanya seperti itu langsung menjawab tidak banyak mikir lagi.
Sahabat Muda, kita mau renungkan apa maksud dari tema kita “Single Happy Excellent (SHE)”. Kenapa orang malu menyatakan statusnya jomblo? Kenapa ya!!!! Kata orang jomblo itu Free, setuju tidak? Mari kita lihat “Jomblo itu free yaitu Freehatin gitu lho”. Ada juga aggapan : “jomblo itu nasib, single itu prinsip”, ada yang tau bedanya apa? tapi ini mungkin anggapan orang yang tidak mau dipandang sebelah mata.
Sahabat Muda, Sering kali musuhnya jomblo itu apa? musuhnya jomblo itu adalah malam minggu, kalau sudah malam minggu bawaannya bete, tidak semangat. Inilah kenyaataan, anggapan-anggapan masyarakat terhadap orang jomblo. Tetapi tidak semuanya negatif, ada juga yang positif.
Sahabat Muda, dalam pengkhotbah 3 : 1 mengatakan bahwa “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah laingit ada waktunya” jadi setiap hal dalam hidup kita ini ada masanya. Semua dalam hidup ada waktunya. Itulah yang harus kita jalani untuk proses penjalanan hidup kita.
Sahabat Muda, dalam pengkhotbah 3 : 11 dikatakan bahwa”Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir”. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Seperti apa sih indahnya? Indah juga ketika kita harus berjuang, ketika kita harus berharap, ketika kita harus menghadapi kesulitan, ketika kita harus mengalami kegagalan. Kalau orang-orang yang tidak mengenal Tuhan menghadapi semua ini mungkin mereka semangatnya kendor, lama-lama semakin kendor. Tapi karena Tuhan, karena kita berhikmat maka kita tidak mengalami putus asa atau kendor.
Sahabat Muda, kita orang kristen butuh hikmat. Hikmat dalam Tuhan itu membuat kita Excellent. Firman Tuhan saat ini mengingatkan kita supa kita menggunakan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita untuk saling menyemangati sesama kita.
 Sahabat Muda, itulah waktu Tuhan yang mengajarkan kita untuk tidak mengandalkan segala sesuatu dalam pikiran kita, tetapi mengandalkan Tuhan dan berharap hanya pada Tuhan. Sama seperti dalam Yeremia 29 : 11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” ingat firman Tuhan ini, sebab segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita ini adalah rancangan Tuhan. Bahwa segala sesuatu itu adalah baik, baik untuk kehidupan kita .Tuhan sudah janji selalu menyertai hidup kita, baik itu belum tentuk enak terus. Itu baik untuk proses dalam hidup kita, itulah cara Tuhan untuk membentuk kita.
Sahabat Muda, ada harapan yang Yesus selalu berikan kepada kita. Marilah kita berjuang terus mengukir masa depan, renungan hari ini “Single Happy Excellent (SHE)” mengajarkan kepada kita. Kalau kita single melakukan hal sesuatu yang baik, kita harus nikmatin supaya kita happy, apapun berkat Tuhan dalam hidup kita harus kita terima. Kita harus menjadi single yang excellent. Kita harus berhikmat, menghilangkan sesuatu yang negatif dengan kata-kata yang positif. Mari kita menjadi orang-orang yang single happy excellent. Amen.

Di ambil dari SoDa Gembira GKI Salatiga
(Salam from tdvdonny)