Saya rindu Renungan Pemuda Remaja Inspiratif ini menjadi berkat untuk Pemuda Remaja GKE

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 6 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 7 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 8 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 31 Agustus 2013

ORANG MUDA PANTANG MATI SIA-SIA!

ORANG MUDA PANTANG MATI SIA-SIA!
(Memaknai Hari Pemuda GKE Tahun 2013)

II Samuel 18:19-33
“Absalom”... itu adalah nama sosok seorang muda yang luar biasa. Seorang muda yang sempurna. Maklum, ia anak keturunan raja. Bukan anak raja sembarangan, sebab Daud nama bapaknya! Absalom, wuuiii..... ! Bahkan Alkitab sendiri mengatakan bahwa di seluruh Israel tidak ada yang seperti dia. Ia begitu dipuji. Bayangkan saudara: “Dari telapak kakinya sampai ujung kepalanya tidak ada yang cacat padanya.” (psl. 14:25-26). Oh, luar biasa! Dan bukan hanya itu saudara. Bukan hanya kegantengannya, berbadan tegap, berwajah keras, tapi juga berwatak tegas! Karakter yang luar biasa! 
Tidak hanya itu, karena ia juga memiliki semacam kemampuan mengambil simpatisan orang. Tentu saja karena sikap keramahan dan kebijaksanaannya. Sebab bila tidak, mana mungkin ia bisa mencuri hati banyak orang Israel menjadi pemuja dan pengikutnya! Mungkin Anda bertanya, apakah Absalom seorang ahli politik juga? Oh saudara, janganlah kita meragukan kemampuannya di bidang yang satu ini! Ia juga seorang yang pandai melihat peluang dan kesempatan, juga memanfaatkan keadaan. Ya, begitulah biasanyanya orang politik! Bayangkan saja bagaimana Absalom memperhatikan (dan sekaligus memanfaatkan) situasi yang ada. Memanfaatkan persoalan-persoalan sosial rakyat kecil. Ia mengambil kebijakan-kebijakan yang membantu dan menarik simpati mereka.
Absalom, oh seorang sosok yang luar biasa. Sosok yang sempurna, dari segala segi. Baik fisik ,sikap, dan kemampuannya. Bahkan kekuatan politiknya. Segala rencananya seolah tak ada rintangan untuk diraihnya. Musuh-musuhnya seolah berlutut di kakinya. Bayangkan, bagaimana ia berani membakar ladang Yoab, panglima perang rajanya. Bahkan Daud, sang raja (yang juga bapak kandungnya) sendiri pun lari terbirit-biri ke tempat pengungsian melarikan diri.
Absalom, oh... begitu sempurna. Begitu dikjaya! Ibarat perpaduan kegantengan Kenny G, keganasan Bronson atau Jamens Bon. Juga dilengkapi kebijaksanaan semacam dokter Gillespie dalam filem seri dokter Kildare! Karenanya tidak heran bila tive manusia sempurna semacam Absalom juga punya ambisi yang luar biasa. Tidak tanggung-tanggung. Ingin jadi penguasa. Ingin naik takhta. Ingin jadi raja. Salahkan? Salahkah bila manusia atau kita punya ambisi? Bukankah Presiden pertama kita Bung Karno pernah berujar: “Kejarlah cdita-citamu setinggi bintang di langit”?
Menyinggung masalah ambisi, saudara. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan yang namanya “ambisi”. Manusia yang tidak punya ambisi sebenarnya adalah manusia yang tidak tahu apa tujuan hidupnya, apa yang mau dicapainya. Ya, asal hidup! Ya pasrah apa adanya. Bisa jadi pasrah menyerah tak sanggup menjalani hidup, lalu ingin cepat-cepat masuk ke pintu kubur. Ambisi, bila hanya sebatas normal, ya baik saja. Yang juga sebenarnya kita perlukan dalam hidup menghadapi berbagai rintangan hingga akhirnya berkemenangan sampai ke cita-cita luhur yang diharapkan.

Ambisi, bisa juga menjadi bencana! Kenapa? Nah, inilah persoalannya! Dan memang, banyak manusia terjerat dalam lingkarannya! Juga bila tidak diwaspadai, keserakahan adalah saudara kembarnya! Akibatnya menghalalkan segala cara, melakukan apa saja untuk meraihnya. “Ambisi” lalu berobah menjadi “ambisius”. Ya embel-embel akhiran “us” di belakang ambisi, ini yang banyak menjatuhkan orang. 
Lihatlah Absalom dalam cerita nas ini. Bahkan ia begitu tega mau menggulingkan takhta raja, Daud, ayah kandungnya sendiri. Bukan dengan cara yang biasa. Tapi mau membantai semua, termasuk tega akan membunuh sang raja dalam pertempuran di medan perang! Awalnya memang terlihat hebat. Seolah tak ada kendala. Jalan secara luar biasa. Seolah Tuhan sekali pun tak ada.
Oh... manusia yang tidak jarang memiliki tive semacam Absalom! Wasdadalah! Jangan merasa punya kemampuan lalu seenaknya berbuat apa saja terhadap sesama manusia, alam lingkungan. Wahai para orang-orang muda yang sudah merasa mafan! Cantik atau tampan! Punya pendidikan yang brilian dan merasa hidupmu lebih dalam segalanya dari yang lain. Meremehkan manusia lain, orang tua sendiri mau dibinasakan bahkan Tuhan sekali pun disepelekan! Waspadadalah! 
Belajarlah dari akhir riwayat Absalom yang mengenaskan. Ya, bukan kemenangan gemilang dalam peperangan. Tetapi kalah dan mati dengan cara yang mengenaskan sekaligus memalukan. Betapa tidak, sebab Alkitab mencatat bahwa bahwa kepalanya terangkut pada jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar akibat bagal yang ditungganginya tak dapat dikendalikan, dan tiga tikaman tombak Yoab tepat ke dada Absalom menamatkan riwayat seorang muda Absalom yang sombong dan serakah (ay. 9, 14). Lalu cara penguburannya? 
Oh, cara penguburan seorang pembesar yang tidak seharusnya. Bukan dengan penghormatan kebesaran! Tapi itulah yang terjadi pada manusia serakah. Mayatnya hanya dilempar saja ke lobang yang besar di hutan (ay.17). Oh, orang muda yang sempurna, seharusnya masa depan orang tua, bangsa dan negara, tapi matinya sia-sia! Saudara, Itulah cara Tuhan memberikan semacam ganjaran kepada manusia-manusia ambisius semacam Absalom. Itu juga menyadarkan kita tentang cara Tuhan menghajar orang-orang yang durhaka kepada orang tua setive Absalom! (ingat perintah ke-5 dari hukum taurat).
Semoga nas ini menjadi pembelajaran buat kita semua! Bagaimana semestinya supaya hidup ini berharga dan mati tidak tersia-sia. Ya, seharunya demikianlah indahnya harapan kita menjalani hidup dan kembali ke pangkuan Bapa dalam damai sejahtera! AMIN!

Pdt.Kristinus Unting, M.Div (Facebook Pdt. Kristinus Unting, M.Div)
*Dapat dibaca di Koran Harian TABENGAN, edisi hari ini hal. 02, Sabtu 31 Agustus 2013

Salam from Admin

Minggu, 04 Agustus 2013

HARI PEMUDA GKE 2013

.
Shalom, tepat pada tanggal 4 Agustus 2013, hari ini kita merayakan hari Pemuda GKE. Kita sebagai orang-orang muda mengucap syukur hari ini, karena di perayaan hari Pemuda GKE. Kita percaya selama ini Tuhan terus memimpin, saya juga percaya dan sangat percaya bahwa pada tahun-tahun ke depan, Tuhan akan memakai kita kaum muda lebih lagi untuk menuai jiwa. Kaum muda akan dipakai Tuhan, hamba-hamba Tuhan akan dipakai, gereja Tuhan akan berkembang terus, supaya nama Tuhan dipermulikan. Mari kabarkan sukacita ke mana pun kita boleh berada.
Tuhan berpesan, selama masih ada musim panas, kita masih disanggupkan, kita masih sehat, kita masih mampu, ayoooooooo!!!!!! Kita masuk mempersiapkan tabungan rohani kita.
Tuhan katakan, jangan kita suam-suam kuku. Sudah berapa lama saudara menjadi pengikut Yesus? Sudah berapa lama pemuda GKE ini ada? Jangan bangga dengan berapa lamanya. Mungkin saudara katakan sejak 16 tahun lalu, tapi mungkin saudara, saya dan Pemuda GKE tidak pernah berubah, orang-orang disekitar masih menilai karakter-karakter kita yang jelek masih melekat sama seperti 16 tahun lalu. Mari kita berubah lebih baik, lebih sunggu lagi, berubah karena Tuhan, berubah untuk memulikan nama-Nya.
Tuhan juga katakan jangan berhenti untuk berbuat baik. Apa yang sudah Saudara lakukan? Perbuatan-perbuatan baik yang sudah Saudara lakukan, jangan berhenti, lanjutkan. Suatu hari kelak, pada waktunya Tuhan. Saudara,kaum Muda dan saya pasti menuai.

SELAMAT HARI PEMUDA GKE 2013

"KITA SATU KELUARGA DALAM KRISTUS"
Kita satu keluarga dalam Kristus
Kar’na kasihNya yang t’lah mempersatukan
Marilah kita saling membangun t’rus
Di dalam pengenalan akan Tuhan
Kita satu keluarga dalam Kristus
Alangkah indah duduk bergandeng tangan
Marilah kita memperlengkapi t’rus
Hingga siap menjadi alat Tuhan
Saling membangun dan mengisi
Dalam pengenalan Firman Tuhan
Serta menjadi terang Tuhan
Dan nama Tuhan dipermuliakan

SELAMAT HARI PEMUDA GKE 2013

Tuhan memberkati kita semua. Amen.
Salam from tdvdonny 


Selasa, 09 Juli 2013

Jangan Jadi Racun

09 Juli  2013
Jangan Jadi Racun
Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan.” ( Lukas 11:35)
Nas Bacaan 11 : 33-36
Sahabat muda, kalian tahu tanamankah?...Tanaman tanpa sinar matahari tidak bisa hidup. Sinar matahari bikin tanaman bisa memulihkan udara yang rusak. Tanpa sinar matahari malahan tanaman bakal ngeracunin udara.
Sahabat muda, Kalo tanaman nggak kena sinar matahari, tanaman yang menjadi agen pemulihan justru berubah menjadi perusak. Nahhhh….begitu juga dengan hidup kita. Kalo diumpamakan : Tuhan adalah sinar matahari, kita adalah tanamannya. Kalo kita hidup dalam terang firman, firmannyalah yang menjadi kekuatan buat kita bisa terus hidup sesuai kehendak-Nya.  Firman Tuhan bakal ungkapin apa yang bener dan yang salah, dan kita haru terus ngerespons dengan ketaatan. Seluruh tubuh kita harus ikut terang, nggak boleh lagi ada yang disembunyikan dalam gelap. Sebaliknya, kalo hidup kita jauh dari “Sinar Matahari”; kita tidak mau tinggal di dalam Firman Tuhan, biarpun tampilan luar biasa keren, hidup kita udah tidak akan membawa kebaikan lagi buat orang lain. Bukannya jadi berkat, yang ada hidup kita malah “ngeracunin” orang-orang yang ada di sekitar kita.
Sahabat Muda, kita sebagai orang Kristen sudah seharusnya menjadi “pemulih”, bukannya “racun”. Kita ini dipanggil buat jadi agen-agen pemulih-Nya di dunia. Tapi sebelum memulihkan orang lain, tentunya kita sendiri udah dipulihkan. Jangan sampai dalam hati masih ada kepaitan, dendam, iri hati, keserakahan, ketinggian hati dan lain-lain. Karna kalo hal-hal seperti itu masih ada, itu artinya kita belum memiliki “terang”. Kalo udah begitu, mana mungkin hidup kita jadi berkat sedangkan hidup kita sendiri kacau. So, kalo hidup nggak mau tinggal dalam gelap dan menjadi racun. Biarkan hidupmu diubah sama terang firman Tuhan. Firman Tuhan pada hari ini dari Lukas 11 : 35 mengingatkan kita supaya hidup kita selalu menjadi terang jangan menjadi kegepalan.
Tuhan memberkati kita semua. Amen.

Salam from tdvdonny 

Senin, 01 Juli 2013

Saatnya Memilih

01 Juli  2013

Saatnya Memilih
kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,”(Ulangan 30:19)
Nas Bacaan : 2 Tawarikh 20
Sahabat muda, “saatnya memilih!!” Di program-program talent show yang juaranya diperoleh dari dukungan SMS, di pemilihan kepada daerah dan kepala Negara, kalimat ini sering kita dengar. Namun,  sobat muda sadarkah bahwa setiap hari kalimat itu akan selalu dihadapkan pada kita? Kita lihat cerita Raja Yosafat di dalam nas bacaan kita hari ini. Disana diceritakan dimana Raja Yosafat mendapat kabar bahwa bangsa Amon dan Moab hendak menyerang mereka. Di masa genting ini, keputusan seorang raja akan amat menentukan. Apa yang Raja Yosafat putuskan? Apakah ngadain wajib militer? Atau…mencari bantuan ke bangsa sekutunya? Atau… Bikin senjata lebih banyak? Jawabannya tidak seperti itu. Di ayat 3 jelas mencatat, bahwa Raja Yosafat memutuskan untuk mencari Tuhan dan memerintahkan rakyatnya puasa. Bukannya malah lemes tu? Namun, keputusan Raja Yosafat terbukti tepat. Tuhan nggak hanya kasih kemenangan, tapi Ia sendiri yang akan berperang melawan mereka.  
Sahabat muda, ada seorang penulis bernama John Maxwell berkata : “Tuhan memilih apa yang harus kita alami, tapi kitalah yang memilih gimana kita akan melewatinya”. Bukanlah pilihan Raja Yosafat kalo bangsa Amon dan Moab akan menyerang, tapi ia bisa memilih dengan cara yang tepat untuk menghadapinya. Yup, gak semua hal terjadi akibat pilihan kita. Orang tua cerai, orang yang kita sayangi meninggal, diputuskan pacarang atau ditinggalkan pacar, ekonomi keluarga bangkrut, kekurangan fisik kita, atau juga orang lain jahatin kita.  Itu bukan atau belum tentu itu adalah akibat pilihan kita. Demikian juga, kalo hari ini kita bisa hidup di keluarga yang utuh bahkan mampu, dianugrahi penampilan menarik atau otak cerdas, dan bisa kenal Tuhan (Yoh 15:16), itu juga bukan karena pilihan kita. But, what we do next, itu tergantung pilihan kita. Itu sebabnya, yang namanya memilih itu sebenarnya nggak hanya saat kita tiba di sebuah persimpangan, tapi setiap waktu saat kita berjalan.  
Tuhan memberkati kita semua. Amen.
Salam from tdvdonny 

Minggu, 30 Juni 2013

Pasti Ada Kesempatan

30 Juni 2013
Pasti Ada Kesempatan
Jangan takut; memang kamu telah melakukan segala kejahatan ini, tetapi janganlah berhenti mengikuti TUHAN, melainkan beribadahlah kepada TUHAN dengan segenap hatimu
(1 Samuel 12:20)

Sahabat muda, ada seorang karyawan yang sangat dipercaya dalam sebuah perusahaan, bahkan dia diangkat menjadi manager dalam perusahan tersebut. Tapi sayang, suatu kali ia melakukan kesalahan dengan menggelapkan sejumlah uang perusahaan untuk keperluan pribadinya, untuk kesenangan pribadinya. Ia hampir saja dipecat dan dipenjarakan. Namun, apa yang terjadi bosnya berkata : “Kamu orang Kristen, saya juga. Kalau Tuhan memberi saya kesempatan untuk bertobat maka saya akan memberikan kamu kesempatan untuk memperbaiki semuanya itu”

Sahabat muda, ada banyak kejahatan yang kita lakukan. Tuhan bersedih, Tuhan juga marah, Tuhan juga kecewa. Tapi apakah Tuhan langsung menuntut kita dengan pelanggaran dan kesalahan yang kita lakukan? Jawabannya TIDAK!!! Tuhan member kita kesempatan kedua jika kita mau mengakui kesalahan kita dan mau bertobat. Tapi jangan berpikir bahwa Tuhan akan terus memberi kesempatan sehingga kita menganggap bahwa setiap dosa bisa kita lakukan toh Tuhan tetap memberi kita kesempatan untuk bertobat.

Sahabat muda, akuilah semua pelanggaran dan kesalahan kita kepada Tuhan dan yakinkan Tuhan bahwa kita layak menerima kesempatan untuk mempebaiki kesalahan kita, karena kesempatan itu memang ada buat kita yang punya hati untuk bertobat. 

Tuhan memberkati kita semua. Amen.
Salam from tdvdonny 

Sabtu, 29 Juni 2013

Sabar dan Tenang

29 Juni 2013 
Sabar dan Tenang
“Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN” (Ratapan 3:36)

Sahabat muda, ada seorang anak muda yang tinggal ditempat tantenya di kota untuk sekolah, sedankgan orang tuanya tinggal di desa. Anak muda ini diperlakukan dengan tidak adil. Anak muda ini diperlakukan seperti pembantu bahkan ibu anak muda ini harus memberikan uang 500 ribu setiap bulan untuk keperluan biaya makan. Seharusnya kalau saudara tidak usah pakai bayar makan segala. Ketika anak muda ini curhat sama kakak rohaninya, ia diminta untuk tetap bersabar dan menanti pertolongan Tuhan. Empat tahun anak muda ini bersabar dalam penderitaan dan akhirnya Tuhan juga yang menolong dia. Anak muda ini mendapat beasiswa ke luar negeri dan sangat sukses, beda jauh dengan sepupunya (anak tantenya) yang jadi pengangguran dan pemalas.

Sahabat muda, di zaman sekarang ini tidak mudah menemukan orang yang sabar. Ketika kita dalam masalah dan pergumulan, kita sering mendengar nasihat yang mengatakan “Yang sabar ya”. Lalu kita pun mengatakan : “Kesabaran itu kan ada batasnya”. Sebenarnya apa sich kesabaran itu?

Sahabat muda, sabar adalah ketenangan hati dalam menghadapi cobaan. Sabar adalah lawan dari marah yang tidak pada tempatnya, kemampuan untuk menahan diri dalam menghadapi situasi-situasi sulit, sifat tenang, tabah, tidak tergesa-gesa atau terburu nafsu. Seperti cerita anak muda tadi dengan penuh kasih anak muda ini selalu bersabar dan tenang dalam menghadapi sikap tantenya yang tidak adil, sebab kesabaran adalah bagian dari kasih. Seperti Firman Tuhan dalam 1 Korintus 13 : 4Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong” 

Sahabat muda, sabar merupakan bagian dari buah-buah Roh yang harus terpancar terus dalam kehidupan orang-orang percaya, Galatia 5: 22-23 mengatakan : “tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetian, kelemahlembutan, penguasaan diri. ”. Sobat muda, jika kita mengaku diri sebagai orang percaya tapi kita tidak punya kesabaran, maka kita perlu bertobat!!!? Dengan sabar dan tenang, kita dapat melihar hal-hal positif di tengah kesukaran dan penderitaan sekalipun.

Sahabat muda, saat masalah dan penderitaan dan cobaan kita teramat rumit dan terasa sukar untuk kita selesaikan. Sobat muda berdiam dirilah minta pertolongan Tuhan, berdoalah kepada Tuhan, berseralah kepada-Nya. Dia tidak mungkin diam dan mebiarkan kita menghadapai masalah kita sendiri. Karena kerinduan-Nya adalah mencurahkan sukacita-Nya atas kita dan bisa menikmati berkat-berkat-Nya. 

Sahabat muda, berdiam diri dalam kasih-Nya dan menenangkan diri dalam pengharapan akan lebih baik dari pada bertindak bodoh dan malah mengacaukan semuanya. Kekuatan kita terbatas namun kekuatan dan pertolongan Tuhan sangat besar untuk menolong kita. Seperti diakhir cerita anak muda tadi, dia mendapatkan sukacita atas kesabaran dan pengorbanannya. Sobat muda jangan kuatir dan jangan putus asa, pertolongan-Nya datang selalu tepat waktu. Ia tahu waktu yang tepat untuk menolong kita dan pasti sedang mempersiapkan hal-hal yang luar biasa buat kita.

Tuhan memberkati kita semua. Amen.
Salam from tdvdonny 

Jumat, 28 Juni 2013

Aku Pasti Bisa

28 Juni 2013 
Aku Pasti Bisa
“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya” (Yohanes 1:12)

Sahabat muda, pasti sahabat muda pernah mengalami yang namanya kegagalan, bahkan mengalami kegagalan yang secara terus menerus? Kita merasa semua usaha yang telah kita bangun secara tiba-tiba menjadi hancur, bahkan kita merasa malas untuk bangkit dan mencoba lagi karena kita takut mengalami kegagalan.

Sahabat muda, banyak diantara kita atau banyak orang yang melihat kegagalan sebagai momok yang mengerikan. Kegagalan itu memang menyakitkan tapi mariiii!!!! kita berpikir bahwa kegagalan itu merupakan anak tangga yang kita pijak bila kita mau mencapai puncak. Bila kita menyerah pada anak tangga pertama, lalu bagaimana kita bisa sampai ke puncak?

Sahabat muda, ada istilah begini “kegagalan adalah kunci dari kesuksesan”. Kegagalan tidak menjadi penghalang karena sesuatu bisa kita capai bila kita mau berusaha dan bersabar. Banyak orang tidak mau berusaha dan bersabar, maunya secara instal. Oleh karena itu berusaha dan bersabarlah, lakukan segala sesuatu itu dengan tekun dan senang hati, dan milikilah pikiran yang positif supaya hidup kita dipenuhi dengan hal-hal yang positif. Saat kita gagal, jangan kita merasa kita tidak bisa atau tidak mampu tapi yakinlah kita pasti bisa karena Tuhan telah berfirman “Dia akan menjadikan segala sesuatu itu indah pada waktunya”.

Sahabat muda, kuasa Tuhan ada pada kita jika kita tetap bersekutu dengan Tuhan. So, janganlah sampai hidup kita dikalahkan oleh kegagalan. Bangkit dan hajar-lah kegagalan dengan semangat dan kekuatan yang telah diberikan Tuhan kepada kita.  Firman Tuhan bilang bahwa Tuhan tidak pernah memberikan ujian yang melebihi kekuatan yang kita miliki. Maka dari itu jangalan kuatir. Berdoa dan yakinlah bahwa kuasa dan kekuatan Tuhan menopang kita untuk mencapai semua mimpi dan harapan kita. 

Sahabat muda, akhir renungan ini saya punya cerita : ada dua orang anak yang bersekolah di sekolah yang sama. Pada waktu ulangan harian pertama mereka sama-sama memiliki nilai yang jelek. Anak pertama berkata, “Aku bodoh, aku sangat bodoh dan aku tidak akan pernah menjadi anak yang pintar”. Sedangkan anak yang kedua berkata, “Untuk saat ini memang aku belum bisa meraih nilai yang bagus, aku harus banyak belajar lagi. Namun suatu saat nanti aku akan mendapatkan nilai yang memuaskan dan AKU PASTI BISA”. Sobat muda silahkan di renungkan, sobat muda termasuk anak yang mana? Anak yang pertama yang selalu merasa tidak mampu dan tidak mau berusaha dan tidak berpikir positif. Atau anak yang kedua yang selalu berusaha dan bersabar dan tidak pantang menyerah dan selalu berpikir positif. 

Sahabat muda, Jangan Menyerah tetap berusaha, berdoa, bersabar dan bersyukurlah katakan “AKU PASTI BISA”. 
Tuhan memberkati kita semua. Amen.

Salam from tdvdonny  

Lagu Ilustrasi :
Lagu : Aku Pasti Bisa
 

Lagu : Aku Pasti Bisa oleh Cherry Belle